Kamis, 23 Juli 2020

Pahat Batu

Pahat Batu
.
Mencintai mu bak seni memahat batu.
Keras...
Mencintai mu seperti mendaki gunung.
Lelah...
Mencintai mu laksana kasih ibu.
Sepanjang masa...
Hanya memberi tak perlu harap kembali.
Ya.. begitulah seharusnya..
.
Memahat butuh waktu lama.. sabar !
Mendaki perlu tenaga ekstra.. kuat !
Kasih Ibu... marah.. tapi penuh kasih
.
Tak pelik sebenarnya
Hanya ku yang beda dunia awalnya
Dan memaksa masuk dan tinggal
Tak tahu, buta, berjalan tanpa arah
Ku diberi ilmu
Ku diberi cahaya
Ku diberi tunjuk
.
Tapi...
Keras kepala ku dan ego yang tak berujung.
Bawa balik aku lagi ke titik awal. Bodoh !
Kembali hempaskan ku ke dalam gelap. Buta !
Arahkan ku rimba nista tiada makna. Sesat !
.
Tak tahu, buta, tak berarah...
Cinta?
Belajar dulu. Ku belum sampai di situ.
Pahat saja batu... indah nanti sampai waktu.
Ku yang tak kunjung tahu memaknai mu.
.
.
Geku.
24.07.2020
.
Gelap Kamar.

Rabu, 15 April 2020

Suatu Saat Nanti

Suatu saat nanti
.
Kan ada waktu rayu terhenti
Lagu cinta tak lagi bernyanyi
Semua tinggal gelap sunyi sepi
Saat itu ku mau tetap cintai
Walau semua telah pergi
Karena tak cukup sampai mati
Luka perih itu pun terobati
Lama lama tak tahu kapan terakhiri
.
Ku sadar setengah belum semua
Apa apa yang kuberi itu berasa
Karena sibuk cari maaf tanpa makna
Tak sempat bahkan mungkin tiada
Empati akan rasa yang dia terima
Sedikit coba renung resapilah cerita
Kau harus banyak diam dan membaca
Bacalah setiap goresan tinta
Luka ...
Duka ...
Air mata ...
Ingatilah...
.
Karena maaf mu tak akan terulang
Jika sedikit saja kau coba kenang
Sebentar...
Maknailah luka...
.
.
UIM
Terus mencinta
Tanpa buta
Sofa, 16.04.2020

Minggu, 12 April 2020

Saat Mulai Gelap

Saat Mulai Gelap
.
Ku mau hanya terus berkarya
Lembutkan rasa yang mulai menua
Pada mu ke pasrahkan cinta
Sambil giat terus berupaya
.
Ku mau hanya jadi berguna
Kasarkan tangan yang mulai merenta
Untuk mu ku janjikan setia
Yang pernah karenanya kecewa.
.
Disaat senja termakan gelap
Sebelum nanti kau terlelap
Ku mau kau ingat satu ucap
Ku tak akan henti berharap
.
" Ku masih mencintai mu
sama seperti yang dulu "
.
Dengan penuh air mata
Dengan segenap duka
Dengan sedikit ceria
Dengan banyak alpa
.
Ku mau kau selalu bahagia
Ingat itu..!
.
UIM
Pecinta Buta Mu
.
Bawah gersen, 10.03.2020

Ketika Dewasa Nanti

Ketika Dewasa Nanti


.
Ku mau jadi orang yang membayangkan apa yang ingin ku bayagkan.
Bukan seperti sekarang yang selalu terbayang - bayang.

Ku mau jadi orang yang memikirkan apa yang ingin ku pikirkan.
Bukan seperti sekarang yang selalu terpikirkan.
.
Menggerus perlahan apa kata perasaan.
Karena aku tuan dari semua perasaan bukan tak bertuan.
.
Hilangkan mulai kini apa kata hati.
Karena aku empunya ini diri bukan tanpa arti.
.
Benar ! Karena ku tak kunjung dewasa. Masih anak dalam tubuh yang menua.
Seperempat abad lewat satu dasa, tapi masih saja.
Tak mengerti apa arti cinta sebenarnya.
.
Ketika aku dewasa nanti.
Maafkan aku.. Wanita dewasa ku yang telah kusiksa dengan jiwa yang teramat muda.
.
Geku Foreva ❤
.
Sofa, 06.04.2020

Selasa, 10 Maret 2020

Puisi " Total Memanjakan "

Total Memanjakan.
.
Hanya satu tinggal yang ku rayukan
Total memanjakan tanpa membagikan
Tiada lagi topeng yang ku kenakan
Penuh pengabdian tanpa keresahan
.
Terima Kasih ku padamu
Selalu....
.
.
UIM
.08.03.20
.


Jumat, 06 Maret 2020

Puisi " Maaf Lagi "06.03.2020

Maaf Lagi
.
Ketika aku esok  pagi
bertemu lagi sang mentari
Tak ingin lagi kau berperih
Sudah lima kali sejak janji
.
Air  dari mata cantik itu jatuh lagi
Semoga segera mendung henti
Berganti segar bias pelangi
Cukup Cukuplah tak mau lagi
.
Kata dari indah bibir itu ucap lagi
Semua ini dari kamu sendiri
Buat tak nyaman saat pergi
Buat sedih saat bermimpi
.
Maaf, sekiranya kau sudi
Seharusnya tak ku ulangi
Setiap kata sudah ku janji
Tapi masih saja ku beri
.
Oh wanita yang salah kucintai
Yang salah ku cara mengarti
Tapi...
Janji ku kau kan kucintai
Sampai akhir nafas ini
.
UIM
Pecinta Geku
Kamar, 06.03.2020

Selasa, 03 Maret 2020

Puisi "Pondok Selam Raja Ampat" 04.03.20

Pondok Menyelam Raja Ampat
.
Terbaring ku di ruang hening pekat
Ingatku menerawang dan teringat
Kembali ke waktu pertama ku lihat
Dia yang dengan senyum memikat
.
Sosok wanita ceria yang sapa semua
Tiba malam naik dari ujung dermaga
Datang bersama beberapa mereka
Tapi mata hanya gubris padanya
.
Bertegur sapa dengan mereka
Sejenak berdiri berhenti bercerita
Masih terus tak berhenti ku menatap
Kemudian berlalu dalam gelap
.
Sesat kemudian kembali lagi
Dengan senter ditangan nyala mati
Kemudian perahu pun menghapiri
Begitulah sekilas sebelum pergi
.
Ingat ku jelas pada dia
Tak tahu bakal ternyata
Lalu menjelma jadi pemuja
Sang wanita mandiri karya
.
Awal yang indah
Tengah yang duka
Akhir yang bahagia
Sesederhana itukah?
.
Jangan rumitkan
Biarlah berjalan
Wajar harapan
Jangan paksakan
Biarlah perlahan
Asal ke depan
.
Rindu pelukan mu dalam penantian
Aku sayang kamu sampai kemudian....
.
UIM
Pecinta Tinta Baca
(akhirnya ketemu)
.
Sarang Imaji, 04.03.2020

Puisi "Tak Temu" 03.03.2020

Tak Temu
.
Satu siang, malam satu
Tanpa kelihatan kaki mu
Cuma suara manja itu
Padahal tak jauh rumah mu
Sesekali belajar untuk merindu
Tak apa ku masih mampu
Belum sampai pun purnama satu
Tak sanggup kalau harus beribu
Cukup dua, tiga atau sepuluh
Sudahlah cukup sampai disitu
.
Aku masih mencintai mu
Sama seperti dulu
.
UIM
Your Nobody
Love Geku
.
WC Ku, 03.03.20

Senin, 02 Maret 2020

Puisi "Pagi Ini" 02.03.2020

Pagi Ini
.
Selamat pagi orang baik
Golar-golerlah bolak - balik
Sambut mentari yang mau naik
Teruslah senyum sebelum terik
.
Malam kunikmati jelita mu
Disela gelap mati lampu
Sudah saja pukul satu
Tak mau cepat berlalu
Wajah itu semoga selalu
Ada mengisi indah waktu
.
Tak kan biarkan berlalu
Jangan ada lagi kelabu
Wahai perindu butir salju
Segeralah mimpimu jadi padu
.
Semua harap mu tanpa aku
Buyarkan kecewa tanpa ragu
Tiada tiada aku lukai mu
Lagi setiap hari berlalu
Ku pastikan semua itu
Agar tenang ceria dunia mu
.
Bangun sudah...
Ku kecup kening mu dari mimpi ku
Siang ini.
.
.
UIM
Your Nobody
.
Kamar Pagi, 02.03.2020



Puisi 01 Maret 2020

Senyum Ada
.
Sedikit kembali senyum itu ada
Hari kembalikah ceria ?
Sepertinya iya, karena mulai ia bercerita
Bahkan tersisip sebuah rahasia
Tak terasa malam telah jam dua
Bahagia.. Bahagialah !
.
Kucoba ringankan kata - kata
Karena dia susah mencerna
Iya, tak mau beratkan cukup kebelakang
Jangan tambah dengan mengartikan
Biar terasa
Biar termakna
Pun dia orang logika
Tapi tidak, dia si perasa
Bahkan dalam gelap pun terus meraba
.
Semua ku ucap tak lagi dusta, semoga !
Benar adanya ketika ku pinta
Tolong berikan satu untuknya
Walau pasti ku bermurung durja
Bayangkan saja langsung terasa
Duka akan luka yang belum tiba
Bahagia... Bahagialah !
.
Ijinkan aku balas semua duka dengan tercapainya cita.
Karena nyata bahwa mimpi mu dan impian ku di jalan itu.
Sebagian mungkin, tak semua. Tak apa.
Tapi pantas kita capainya walau tak sempurna.
Sebaiknya kejar jangan pelan terbata
Cita, tunggu kami disana, segera.
.
.
UIM
.
Geku
Di bawah, 01.03.2020


Jumat, 28 Februari 2020

Puisi 29 Februari 2020

Akhir Temu Arti
.
Jalan mungkin indah tercapai
Terdiam berpikir selalu mencari
Awal tak paham harus maknai
Berakhir temukan jawaban arti
.
Wujud dari lembut indah itu
Terbalut tutup anti merayu
Kasar perangai laksana batu
Berserak rapi sepanjang hulu
.
Sekasat itu jika terbuka mata
hanya cukup pejam sejenak buta
Pakai logika lupakanlah rasa
Kau kan takjub arti kasihnya
.
Dia bukan mereka yang halus
Dia dengan cakarnya mengelus
Dia tak redam dengan bara api
Dia kan luluh dengan kau airi
.
Jangan lawan dia kan geram
Jangan kau usik dia kan berisik
Biar saja berikan dia ruang
Biar pergi nanti kan kembali
.
Ketakjuban ku akan dia yang ku sayangi.
.
UIM
Geku Lover
.
Kasur Keras, 29 Februari 2019
(Sampai jumpa 4 tahun lagi wahai tanggal)

Puisi 28 Februari 2020 Ratuku

Ratu Ku.
.
Maaf tak lakukan selayak itu
Kau bagiku adalah Ratu
Tapi tak lantas ku Rajai mu
Ku hanya abdi dalamkerajaanmu
.
Kata-kata mu adalah titah
Telunjuk mu adalah perintah
Ku lakukan yang terbaik
Agar hidup tak lagi pelik
.
Ku lupa asal-muasal dan sejarah
Dari mana pun  kembali ke tanah
Aku tak ingin jadi bukti sakit parah
Hati yang pergi ingin kembali ku arah
.
Kau Ratu ku dalam sisa waktu
Abadikan angan  senyum lucu
Rayu ku hanya tinggal bagi mu
Sampai sisa darah dalam kalbu
.
.
Kau Ratu ku sudah selayaknya begitu...
.
.
UIM
Nobody


For Geku ❤
.
Rumah kecil, 28.02.2020


Minggu, 23 Februari 2020

Puisi "Buntu" 23 Februari 2020

Buntu.
.
Rasa - rasa otak lagi mentok
Pikir - pikir lurus selalu belok
Kiri - kanan kosong tengok
Terlihat cuma seng dan tembok
.
Buntu otak tak cair, membatu
Pikir maju wajah kamu
Pikir mundur senyum kamu
Kamu ini siapa? Hantu ?
.
Ada selalu dimana - dimana
Suruh pergi pun tak bisa
Mampi sesekali beri rasa
Setelah itu kembali seperti biasa
.
Tak ada apa - apa
Tak terjadi apa - apa
Dalam diam ku semogakan 
Kamu aku jadi cerita biru
.
Ah.. sudahlah Geku...
Pastikan saja hari-hari mu, hari-hari ku
Tak lagi melulu jadi drama sendu
Ku harapkan bersama raih cita itu..
.
.
.
Ruko Buntu, 24.02.2020
UIM
Nobody
For Geku 💜

Sabtu, 22 Februari 2020

Puisi Bintang Besar Ku

Bintang Besar Ku...
.
Seharusnya seperti biasa
Ku penuh dengan cinta, dulu.
Faktanya ku hanya bisa mengarang
Dan merasa punya namun tiada, sekarang.
.
Sedih itu nyata bukan hampa
Tak apa ku terima biar terlunta
Karena semua perbuat yang ada
Akan terbayar niscaya karma
.
Mulai dari nol tak lalu terlupa
Tak lantas sirna warisan lara
Akan selalu ada dalam irama
Langkah kaki yang mulai terbata
.
Akan ada pertama dalam awal baru
Sulit memang akali semangat ku
Berjuang demi dia yang tak lekang waktu
Tak surut walau harus makan debu
.
Bintang Besar Ku...!!!
Sadar aku, kau tak bisa menunggu
Semua wajar sedia tanpa nanti dulu
Dosa aku jika tak sanggup cukupi mu
Demi kamu apapun kan ku pacu
....
....
....
....
UIM
Your Nobody
.
Sebelah mu, 23.02.2020

Kamis, 20 Februari 2020

Puisi 21.02.2002

Bukan Puisi Cinta.
.
Oh.. wahai cinta ku
Aku tak bisa hidup tanpa mu
Kau yang selalu ku rindukan
Kau yang selalu ku sayang
.
Cinta ini suci dari dalam hati
Jangan kau berlalu dan pergi
Biarlah rasa ini selalu bersemi
Hingga saatnya tiba nanti
.
Hueks cuh...!
Pasti kau kan muntah...
Hahahaha !.. tertawa..
Baca puisi cinta diatas yang tertata
Ingin sebenarnya ku tulis seperti itu adanya
Tapi ku rasa tak akan ada beda.
.
Ku tahu kamu tak mau dirayu
Ku yakin kau pun tak kan leleh dan layu
Seperti normal semua wanita itu
Kau kuat, kau tak goyah laksana batu.
.
Ini bukan puisi cinta
Tak ingin ku berpujangga
Ku hanya ingin setiap kata
Tuk haluskan rasa
Empati terhadap setiap duka
Dan pengingat saat mulai tersakit jiwa
.
.
UIM
Nobody
For Geku
.
Suteja, 21.02.2020


puisi 21.02.2020

Me (+6285288008777):
10:46PM, Feb 16, 2020
Sore Pelangi
.
Pelangi datang saat rintik hujan
Kena bias cahaya terang
Seperti senyum mu yang pun selalu datang
Setelah semua kepahitan
Masih saja selalu diangan
Tak tahu kapan hilang
Akankah?
Atau biar saja tinggal !
Tertawalah sesekali pelangi
Mencintalah seterus mentari
Berharap ini abadi tak ada nanti
Kamu.. Ya Kamu...
Yang  lugas perangai mu
Yang malas tahu itu
Yang bodo amat itu
Yang pergi sesukamu
Yang datang sehatimu
.

UIM
Always Nobody
For Geku.
.
Prajas,16.02.20

Jumat, 14 Februari 2020

Puisi 15 Februari 2020

Pasrah
.
Sekilas terlintas tuk amarah
Namun cepat teredam sudah
Latihan ini untuk jalan searah
Perlahan hilang amuk parah
.
Aku haruslah sebisa pasrah
Bukan berarti takluk menyerah
Ku hanya sedikit harus berserah
Beri sela tuk datang cinta merah
.
Rasa ini semestinya tebal
Kata-kata ini baiknya ku jejal
Walau hanya setapak nan terjal
Ku harus kuat tanjak dan bebal
.
Tak harusnya pejantan kecewa
Jika betinanya tak mau rasa
Mungkin dia bosan gaya sama
Atau mungkin takut terulang duka
.
Pasrah pun karena tak terbaca
Biarlah tahan saja itu duka
Teruskan saja kau bercerita
Karena untai ini latih mu nyata
.
Bukan tuk si wanita hakikatnya
Kembalikan padamu saja pria
Layakan diri jangan menggila
Terus-terus saja juang dan usaha
Sampai langit pun kembali berwarna
Cipta lagi awan biru mempesona
.
.
Nowehere, 15 02 2020
UIM
Nobody
Geku

Puisi 14 Februari 2020

Walau tak dibaca !
.
Kupakai jubah redam amarah
Sejalan pun dengan gundah
Biar lari ku pun berarah
Tuju laku penuh faedah
.
Diam emas itu berlaku
Agar tiada paksakan mau
Otakan kata dari mulut itu
Agar tak keluar jadi sembilu
.
Hanya ingin kau tahu
Dan kau sudah tahu,
Kumasih menyanyangi mu 
Sama seperti hari dulu
.
Kamar,13.02.2020
.
UIM
Geku

Rabu, 12 Februari 2020

Puisi Saja 13.02.2020

Syukur kurang
.
Marah ku yang selalu lebih
Ingin ku kurang dengan benih
Agar tumbuh semua kebaikan
Benar lagi menatap hari depan
.
Karena hampir jadi akhir tragis
Tinggalkan sedarah menangis
Syukur kurang sebab semua
Untung selalu kau guna logika
.
Bila berdua memakai rasa
Sama - sama hadapi cerita
Mungkin sudah tenggelam 
Hanyut terbawa dan karam
.
Terima Kasih ! Hai wanita !
Beruntung aku, kau ku puja
Maafkan saya ! Hai cinta !
Semoga abadi diam memuja
.
.
Nowhere, 12.02.2020
.
UIM
Nobody
.
(Mungkin tidak pernah lagi)

Selasa, 11 Februari 2020

Puisi 12.02.2020

Mengerti dan mengartikan 
.
Sungguh ku yang harus mengarti mu
Kamu yang agung berlaku
Jadi tuna asmara karenanya
Buta jiwa yang tak juga menua
.
Tak bisa karena coba hentikan
Bahagia kelana dalam sendirian
Terus saja tawar menawar
Atas hati yang sudah pudar
.
Mengerti mu tak gampang
Bagai hidup penuh persimpang
Layak mendaki dan ku selami
Penuh gejolak paham definisi
.
Kau terlampau luar biasa ?
Atau akukah yang beda dunia ?
Atau  lambat ku bermetamorfosa
Aku sepertinya yang lambat cerna
.
Setelah musnah semua rasa
Baru ku tersadar realita
Kau telah jauh melenggang
Tinggal jerat yang sudah usang
.
.
.
Jamban, 12. Februari 2020
UIM
.
Love My Geku 🙏

Senin, 10 Februari 2020

puisi cerita 11.02.2019

Serupa Magna
.
Takjub kali ini ku berasa
Tak sejamak aku biasa
Semasa ku jalani kehidupan
Kali ini ku terperangkap beban
.
Beban atas ketiadaan, punah
Harapan semoga tetap ada lestari
Hidup, hidup, bebaskan panah
Karena busur makna kan abadi
.
Tidurkan dia panjang lelah seharian
Bangunnya yang sudah begitu dalam
Melebarkan mata hadapi kenyataan
Bahwasanya peluh itu telah meruam
.
Sudah kiranya khianati keabsahan
Lugas kumaukan itu perempuan
Kuat raga, tidak dengan rasa
Beri pembeda semarak nuansa
.
Pandangi ku langit siang
Takluk hujan terangkan awan
Semoga jauh-jauh itu topan
Tak sudi kembali terhempaskan
.
Serupa kala Magna Carta
Absolut kuasa sudah tiada
Bebaskan semua batas-batas
Kembalikan hak lega bernapas
.
.
Kamar terang, 10.02.20
UIM
Geku Lover

Minggu, 09 Februari 2020

Puisi Cerita 4

Kata Mereka
.
Elegi Esok Hari kata dia
Si pria tenar berkacamata
Bersenandung atas duka
Mengiris hati yang mengalaminya
Pernah pasti sudah semua
Karena kita tak sempurna
Bukan pemaafan atas cerita
Yang terlanjur tancap luka
Hanya karena otak bebas berkarya
Dan emosi salah bekerja
.
Terbentur, terbentur dan terbentuk
Kata dia sang legenda tak ada tanda
Isyaratkan kita masih manusia
Jangan goyah terus kejar jaya
Karena yang sepadan rela
Berbuat karena dan untuk cinta
Yang selalu semoga dalam doa
Hanya ingat jika dia belum sama
Dan mungkin tiada
.
Lepaskan dan syukuri
Mungkin kembali dia hampiri
Jaga waktu dan rayu
Mungkin lagi dia syahdu
Sabar dan ingat hari-hari
Meski sudah dan akan perbaiki
Tak mudah hanya berlalu
Berikan terus manis madu
Semua terjadi dan terpatri
Atas semua lara hati
.
Terserah dinda anggap apa
Hanya kosong belaka
Tak apa-apa
Karena semua kata
Dari kepala sang pemuja
Yang sudah gila
Bodoh akal tak punya
Kata mu, kata mereka
Dan aku juga
.
Pojokan meja, 09.02.2020
UIM
The Worst

Puisi Cerita 3

Masa Lalu Baru
.
Iya... masa lalu baru
Karena baru saja berlalu
Masih melekat keras dalam kalbu
Baru saja walau sudah lampau
Tak serta merta membaru
.
Masih perih terpaku
Sedang terpulihkan waktu
Akan mungkin kembali seru ?
Jangan kembali masa itu
.
Tak mau lagi jalan
Kesuraman kegelapan kepahitan
Pergilah usai sampaikan
Karena ku tahu ku masih bukan
.
.
Semua ini karena mengapa
Tak tau harus apa
Mungkin salah doa 
Atau ku yang tak tahu berasa
.
Sudah...
.
UIM
.
Jalan sepi tak arti

Rabu, 05 Februari 2020

Misool Raja Ampat 01 Januari 2020. Pak Harsan dan Keluarga

Terima Kasih Pak Harsan dan keluarga (@kukuhbr )sudah ber-Raja Ampat bersama kami untuk yg kedua kali nya, dulu ke R4 utara (Wayag) dan sekarang ke R4 Selatan (Misool).
.
.
Tahun Baru 2020 di Misool.
4 Hari 3 Malam.
(30 Des 2019 - 02 Jan 2020) .
📸 : @baduypacker .
-----------
.
⛔#JanganKeRajaAmpat ⛔  Nanti Tara Mo Pulang!!! www.tpk48rajaampat.com
.
.
.
Yg sudah be-rajaampat bersama kami.
Terimakasih untuk pesan dan kesannya semoga jadi motivasi & perbaikan kami untuk pelayanan kedepannnya. .
___________________________

Untuk Testi2 yg lain bisa klik di :
.
@memetraja_testi
@memetraja_testi
.
.
Bonus Video DRONE
.
📌INCLUDE : 
1. Penginapan / Homestay.
2. Local Guide
3. Snorkeling set (kecuali Fins)
4. Makan & Minum di Raja Ampat
5. Transport / Mobil  dari  Bandara 
6. Dokumentasi (dslr,Go Pro, Drone)
7.Tiket Kapal Cepat / Ekspress
.
📌EXCLUDE :
1. Tiket Pesawat
2. Hotel di Sorong (extend)
3. PIN Raja Ampat
4. Pengeluaran Pribadi lainnya
5. Asuransi
.
. .
Pendaftaran Hubungi :
MEMET +62852 8800 8777
.
www.tpk48rajaampat.com
.
UNTUK PRIVATE TOUR / GROUP :
.
CP : 
@memet.tpk48
+62 852-2808-1500
.
.
.

#tpk48 #tpk48rajaampat #memetraja
#wisatarajaampat #sewaspeedboatrajaampat
#pesonaindonesia
#pakettourrajaampat
#rajaampattour
#talaiphomestay
#lfl #fff #likeforlike 
#instatravel #picoftheday #photooftheday #travelgram #instagramers #instagroove #instamood #pictureoftheday #travel #traveling #bestoftheday #travelphotography
#memetraja #travelingindonesia  #resortrajaampat

Puisi Cerita 05.02.20

Ajaib rasa suka
.
Wahai dinda sang kelana
Bawa suka ku kesana
Ajaib rasa, ria tersisa
Tak bisa akal mencerna
Kenapa bisa?
Aneh rasanya
Tapi niscaya itu ada
Tak maya Tak kasat mata
Kamu nyata...
.
Indah itu cerita
Ketika kita bersua
Raga kuat juga indera
Tak mau ini lewat cuma
Ajaib rasa, ketika pun duka
Kenapa bisa?
Sakit rasanya
Maafkan rasa yg ada
Buat lubang luka
Kau tak suka..
.
.
UIM
The Worst G Lovers
.
Sorong,05 Feb 2020
Lubang Luka

Puisi Cerita

Harapan Lapang
.
Kepala benar langkah menang
Dada lega menuju hati lapang
Semoga selalu tak lekang
Suka riang buat mu lenggang
Tak mau lagi terus tegang
Lalui masa saling lawan
Terus - teruslah jalan ini terang
.
Tak lagi sibuk menerawang bisu
Penuh pikir di senggang lalu
Wajah mu...
Tawa mu...
Gerak mu...
Semua tentang mu...
Bahkan kentut mu yang tak bau
Menembus batas ruang dan waktu
Khas mu yang selalu lucu

Bergegas cari solusi
Untuk masa datang pasti
Besar jangkauan mimpi
Lewati hiruk - pikuk duniawi
Tak mudah masalah ini
Kuat.. kuat.. atasi...
Sebelum semua pun pasti pergi..
.
.
UIM
The Worst G Lovers
Sorong,06 Februari 2020
Ruang pikir.
.

Misool - Karwapop -Raja Ampat