Senin, 06 Juni 2016

DILARANG BUANG SAMPAH SEMBARANGAN

DILARANG BUANG SAMPAH SEMBARANGAN.

Kadang lebih halus menjadi " Buanglah sampah pada tempatnya ". Satu kalimat yang sering sekali kita dengar bahkan banyak sekali kita lihat tulisan ini, mulai dari tempat sampah, tembok-tembok di tempat umum, di dalam kamar mandi / toilet umum, di papan yang ditulis di pinggir jalan, iya memang harus dipinggir jalan karena kalau di tengah, bisa ketabrak mobil. Kalimat ini akrab sekali di mata kita, di tempat sarana umum banyak juga. Jadi kadang sekedar menjadi penghias atau pelengkap saja.

Kalimat ini kadang bertranformasi menjadi jagalah kebersihan, kebersihan sebagian dari iman, sampai ke tingkat yang lebih ekstrim menjadi Hanya monyet yang buang sampah disini, monyetnya kadang diganti dengan binatang-binatang lainnya, seperti anjing, babi, dan lain-lain. Jarang sih jadi kucing, ayam, bebek, mungkin karena jarang jadi kalimat makian. Berharap yang buang sampah disitu tersinggung, dan tidak jadi buang sampah lagi. Tapi sepertinya tetap saja ada sampah.

Belum lama ini saya baca disebuah artikel, ada komunitas pendaki dari luar negeri yang kegiatan bersih-bersih mengangkat sampah dari gunung Rinjani, alangkah mirisnya, kenapa harus orang luar, bukan kita sendiri. Kalau dulu orang luar datang untuk menjajah negeri kita, malah sekarang mereka yang punya kepedulian kita untuk menjaga alam kita agar tidak kotor dan rusak.

Tulisan ini saya buat untuk kembali mengingatkan saya khususnya dan umumnya untuk teman-teman pembaca sekalian. Bahwa ini hal sepele tapi tidak bisa kita sepelekan, hal kecil yang berdampak besar, mari kita renungkan bersama ( diam sejenak sambil merenung).

Ada beberapa pengalaman saya yang menarik mengenai bersih-bersih. Beberapa bulan yang lalu saya mengantar tamu dari Jakarta untuk tur keliling Raja Ampat, adahal yang menarik saat itu, selain tentu saja mereka terpukau dengan keindahan alamnya, salah satu tamu yang biasa dipanggil Koh Awi, dan hampir semua dari mereka merasa miris juga melihat sampah-sampah yang ada di Pyainemo, salah satu ikon baru di Raja Ampat, di puncaknya banyak, memang sih tidak terlalu banyak, tapi ada. Dari botol-botol plastik sampai kertas-kertas yang dipakai untuk menulis kata-kata salam / ungkapan kepada teman-teman yang belum sempat pergi kesana. Yang sekarang sedang trend di medsos. Kalau kita pikirkan lagi, apa beratnya sih sampah-sampah itu dibawa turun kemudian ditaruh di tempat sampah yang sudah disediakan, atau dibawa balik lagi, taruh di tas atau disaku masing-masing.

Lanjut ke Koh Awi tadi beliau mengangkati sendiri itu sampah-sampah yang berserakan di puncak Piaynemo, kami pun semua tegerak dan mulai membantu mengangkati sampah tersebut. Beliau berkata kurang lebih seingat saya, "tempat ini bagus sekali, saya sudah sering keluar negeri, tapi tidak ada tempat seindah ini, kalian harus jaga". Dengan semangat yang menggebu-gebu beliau berbicara. Sampah yang tadi kita angkat lalu kami bawa kembali ke speedboat, dan lalu kami buang di resort tempat kami menginap. Hal kecil memang tapi berdampak besar bagi saya.

Sampah puntung rokok misalnya, kecil memang tapi tetap sampah, harus kita buang ke tempat sampah, atau bisa kita selipkan di plastik pembungkus rokoknya, seperti yang saya pernah lihat di Raja Ampat, pemandu speedboat kami, si bule panggilan akrabnya, maklum karena rambutnya dicat pirang. Puntung rokok tidak dia buang sembarang, ke laut tapi diselipkan di plastik pembungkus rokoknya. Luar biasa menurut saya, hal kecil, sederhana sekali tapi belum tentu kita bisa lakukan.

Bahkan dulu waktu di bandara di Makassar, Sultan Hasanuddin. Saya ketemu dengan bule ( bule beneran kalo yang ini ), yang bawa asbak sendiri bahkan, untuk menaruh sisa puntung rokoknya, ketemunya saat sama-sama sedang transit, di smoking room lantai 2, yang sepertinya sekarang ruangan tersebut sudah dibongkar, sama halnya dengan di Bandara Soeta.

Marilah kita dari sekarang untuk sama-sama sadar, kita mulai dari diri kita sendiri, dari hal-hal yang kecil. Bungkus permen, puntung rokok, dan sampah-sampah kecil kita kantongin saja jangan buang sembarangan, botol plastik air kemasan, kita remas dan gulung kecil-kecil dari dasar botolnya, ilmu yang saya dapat dari Koh Awi, biar tidak terlalu makan tempat si botol airnya, jadi lebih kecil. Saya lihat pada saat kami di dalam speedboat. Saya jadi ingat kata-kata dari Aa Gym :

" MULAI DARI HAL-HAL KECIL, MULAI DARI KITA SENDIRI, & MULAI DARI SEKARANG. "

Terima kasih, Salam damai & jaga kebersihan

MIU 5F557154

Jumat, 03 Juni 2016

WAYAG, Ikonnya Raja Ampat

WAYAG
Ikonnya Raja Ampat

Raja Ampat memiliki segala syarat untuk menjadi destinasi terbaik didunia. Pulau-pulau kecil dan keindahan bawah lautnya sungguh menggoda. Intisari keindahan Raja Ampat terletak di Kepulauan Wayag. Mau tahu?

Perairan yang biru dengan terumbu karang yang jelas terlihat di bawahnya, akan dapat Anda nikmati saat menikmati Raja Ampat. Jika menyelam ke bawah lautnya, ikan-ikan laut yang cantik akan
menyambut Anda. Tapi, tahukah Anda saripati keindahan Raja Ampat? Ya, Kepulauan Wayag.

Kepulauan Wayag terletak di Desa Waigeo Barat, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat. Dari Sorong, perjalanan memakan waktu hingga 6 jam dengan menyewa kepal seharga Rp 10.000.000. Perjalanan yang berat dan cukup menguras dompet Anda, tapi keindahan Kepulauan Wayag sungguh tiada dua.

Kepulauan Wayag terdiri dari gugusan pulau-pulau kecil. Pulau-pulau kecil tersebut merupakan pulau-pulau karang yang ditumbuhi pepohonan. Saat mengarungi kepulauan ini dengan kapal, Anda akan0 terhipnotis oleh lautan yang berwarna biru kehijauan, terumbu karang dan ikan-ikan yang terlihat jelas di bawah air, serta pemandangan yang indah dengan perpaduan lautan yang cantik dan pulau-pulau kecil yang menarik.

Ada satu tempat yang harus Anda kunjungi saat berada di Kepulauan Wayag, yaitu Pulau Karang. Bukan keindahan bawah lautnya, tapi Anda harus mendaki ke puncak pulau ini. Dengan kemiringan hampir 90
derajat, Anda akan menghabiskan waktu sekitar 30 menit untuk tiba di puncaknya. Stamina dan fisik yang kuat sangat dibutuhkan.

Ada apa di atas puncaknya? Gugusan pulau karang dan lautan yang biru akan terlihat sepanjang mata Anda memandang. Pemandangan yang biasa Anda lihat di internet atau televisi, kini ada di depan mata, bahkan seolah di genggaman Anda.

Dari atas ketingian, pulau-pulau karangnya akan terlihat jelas oleh Anda. Jika cahaya matahari sedang terik, akan menambah pesonanya karena terumbu karang di dalam lautnya menjadi warna tersendiri. Warna
biru kehijuan mendominasi lautan di sekitarnya. Siapkan kamera, karena ini adalah momen yang sangat langka!

Pemandangan sempurna ini, menjadikannya seolah inti dari keindahan Raja Ampat. Pemandangan yang tak dapat dilukiskan dengan kata-kata, akan membuat Anda tidak hentinya kagum dan takjub.

Kepulauan Wayag dapat menjadi penutup yang manis saat Anda berkunjung ke Raja Ampat. Pesonanya akan membuat perjalanan Anda ke Raja Ampat makin sempurna. Mari berlibur ke Kepulauan Wayag dan nikmati pesona Raja Ampat.

Bagi anda yang ingin berlibur ke Raja Ampat kami sarankan untuk datang dengan rombongan atau mengikuti tur yang disediakan oleh operator lokal agar lebih murah, karena berlibur ke Raja Ampat tidak seperti di Bali atau tempat wisata yang lainnya di Indonesia, yang sudah banyak bahkan berlebih fasilitasnya, pastikan anda memesan penginapan atau hotel, speedboat untuk trip ke spot-spot / pulau-pulau wisata lainnya jauh hari sebelumnya, dan itu semua tidak perlu anda lakukan jika sudah memakai jasa tur operator lokal.

Disamping itu juga dengan memakai jasa mereka anda ikut membantu kemajuan Raja Ampat khusus para penduduk lokal. Karena biasanya penduduk lokal menyediakan jasa penginapan atau homestay serta speedboat yang sudah bekerjasama dengan para operator tur lokal, salah satunya adalah Talaip Homestay yang berada tidak jauh dari Kepulauan Wayag, hanya tinggal 1 jam perjalanan ke Wayag. Jadi anda bisa puas menikmati ikonnya Raja Ampat, yaitu Wayag.

Untuk lebih jelasnya mengenai fasilitas, suasana, dan obyek wisata yang anda akan nikamati jika berlibur di Talaip Homestay, silahkan menghubungi kami. Atau anda bisa lihat di tulisan kami sebelumnya, Talaip Island Homestay Raja Ampat.

Kontak :
Email : memetraja4@gmail.com
085228081500

Kamis, 02 Juni 2016

Sensasi berlibur di pulau pribadi

Talaip Island Homestay Raja Ampat
(Private Island)

Terletak di pulau Talaip, Salio, Raja Ampat, berbagai view menarik dapat anda nikmati di sini, anda akan terkejut dan terpana karena keindahan alamnya, karena lokasinya juga sangat strategis hanya sekitar 1 jam perjalanan lagi kita sudah sampai ke Pulau Wayag, yang merupakan Ikon Raja Ampat yang sudah sangat terkenal bahkan mendunia. Jadi anda bisa benar-benar puas bahkan anda bisa seharian menikmati Wayag, karena lokasi yang sudah sangat dekat. Jadi anda bisa dengan santai menikmati Wayag, mendaki bukit, berfoto-foto ria, bermain di pantai Wayag sepuas anda, tidak perlu takut kemalaman di jalan karena letak penginapan yang sangat dekat, saking dekatnya dari Talaip Island kepulauan Wayag sudah bisa terlihat.

Fasilitas dan pelayanan yang ditawarkan oleh Talaip Homestay menjanjikan pengalaman menginap yang menyenangkan dan menenangkan karena suasana pulau yang masih sangat alami, keanekaragaman hayati yang masih terjaga habitatnya, pepohonan yang rindang, riuh rendah suara angin yang berhembus diantara dedaunan, semilir debur ombak yang memecah di tepi pantai, dan kicauan rupa-rupa burung ikut meramaikan suasana, anda serasa berlibur di pulau pribadi anda, karena hanya Talaip homestay satu-satunya yang ada di pulau Talaip ini.

Talaip Homestay memiliki 8 kamar tidur dengan view pantai, jaring anti nyamuk, kamar mandi bersama dan juga menyajikan fasilitas rekreasi di sekitaran pulau yang sangat mengasyikkan, yaitu :

1). Berenang dan Snorkling di pinggir pantai atau dermaga dangan terumbu karang yang sangat indah, ikan - ikan kecil beraneka macam warna, ada Nemo, Walking Shark / Kalabia *, nudibranch ( lintah laut ), lobster* dan masih banyak lagi yang lainnya yang kami jamin akan membuat anda betah berlama-lama bersnorkling-ria di pulau ini.

2). Bersantai atau bermain dipinggir pantai sambil menunggu sunset / surise yang merona.

3). Telaga di dalam pulau dengan air yang sangat jernih dan menawan.

4). Menikmati pemandangan dari puncak bukit yang ada di pulau dan sambil melihat view laut dari atas kita bisa juga melihat lumba-lumba* dari atas bukit, sangat menakjubkan.

5). Malam hari ada bisa melihat Kuskus dan jika beruntung anda bisa melihat penyu* yang sedang bertelur atau  bahkan melihat telur-telur penyu yang akan menetas, dan melepas anak penyu ke laut dari pingiran pantai.

Sesuai dengan namanya Talaip yang berasal dari kata  "tala" berangkat atau mendayung, dan "ip" artinya tanjung, dari bahasa lokal setempat, di pulau ini terdapat tanjung di sekitaran pulaunya, tanjung yang sangat indah dan tidak hanya itu di sekitaran pulau Talaip dengan menaiki speedboat anda bisa menikmati beberapa fenomena alam lainnya, diantaranya :

1. Batu Termenung, sesuai dengan namanya batu ini berbentuk seperti sosok tubuh manusia yang sedang termenung.

2. Batu berlubang yang biasa di kenal dengan pintu surga (heaven door).

3. Telaga di Pulau Kanaan, pulau yang dekat dengan Homestay.

4. Panorama gugusan pulau-pulau kecil yang tak kalah indah dengan di Wayag.

5. Dan jika beruntung anda bisa melihat lumba-lumba yang menari menemani perjalanan disekitaran tanjung.

Dan masih banyak lagi keindahan-keindahan alam lainnya yang bisa anda nikmati di Talaip Homestay.Selamat Berkunjung dan selamat menikmati.

Salam Hangat dari kami,
Talaip Island Homestay Raja Ampat.
Untuk reservasi silahkan hubungi kami

Note : * hewan-hewan tersebut biasanya ada dan sering muncul dalam kesehariannya karena memang sudah merupakan habitatnya di pulau ini, hanya saja kami tidak menjamin 100% akan ada di saat kunjungan anda. Karena semua masih murni dan alami dari alam tanpa ada habitat buatan seperti keramba yang akan merusak ekosistem laut.Terimakasih dan harap menjadi maklum.