Serupa Magna
.
Takjub kali ini ku berasa
Tak sejamak aku biasa
Semasa ku jalani kehidupan
Kali ini ku terperangkap beban
.
Beban atas ketiadaan, punah
Harapan semoga tetap ada lestari
Hidup, hidup, bebaskan panah
Karena busur makna kan abadi
.
Tidurkan dia panjang lelah seharian
Bangunnya yang sudah begitu dalam
Melebarkan mata hadapi kenyataan
Bahwasanya peluh itu telah meruam
.
Sudah kiranya khianati keabsahan
Lugas kumaukan itu perempuan
Kuat raga, tidak dengan rasa
Beri pembeda semarak nuansa
.
Pandangi ku langit siang
Takluk hujan terangkan awan
Semoga jauh-jauh itu topan
Tak sudi kembali terhempaskan
.
Serupa kala Magna Carta
Absolut kuasa sudah tiada
Bebaskan semua batas-batas
Kembalikan hak lega bernapas
.
.
Kamar terang, 10.02.20
UIM
Geku Lover
Senin, 10 Februari 2020
puisi cerita 11.02.2019
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar