Pondok Menyelam Raja Ampat
.
Terbaring ku di ruang hening pekat
Ingatku menerawang dan teringat
Kembali ke waktu pertama ku lihat
Dia yang dengan senyum memikat
.
Sosok wanita ceria yang sapa semua
Tiba malam naik dari ujung dermaga
Datang bersama beberapa mereka
Tapi mata hanya gubris padanya
.
Bertegur sapa dengan mereka
Sejenak berdiri berhenti bercerita
Masih terus tak berhenti ku menatap
Kemudian berlalu dalam gelap
.
Sesat kemudian kembali lagi
Dengan senter ditangan nyala mati
Kemudian perahu pun menghapiri
Begitulah sekilas sebelum pergi
.
Ingat ku jelas pada dia
Tak tahu bakal ternyata
Lalu menjelma jadi pemuja
Sang wanita mandiri karya
.
Awal yang indah
Tengah yang duka
Akhir yang bahagia
Sesederhana itukah?
.
Jangan rumitkan
Biarlah berjalan
Wajar harapan
Jangan paksakan
Biarlah perlahan
Asal ke depan
.
Rindu pelukan mu dalam penantian
Aku sayang kamu sampai kemudian....
.
UIM
Pecinta Tinta Baca
(akhirnya ketemu)
.
Sarang Imaji, 04.03.2020
Selasa, 03 Maret 2020
Puisi "Pondok Selam Raja Ampat" 04.03.20
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar